Tuntut Kebijakan Baru, Driver Gojek Palembang Lakukan Demo.

Ratusan sopir taksi online di Kota Palembang mendatangi kantor PT Gojek di Jalan Basuki Rahmat, Kota Palembang. Kamis (3/10/2019), menolak sistem baru yang diterapkan oleh pihak PT Gojek Indonesia dengan memangkas uang insentif sebesar 50% yang akan diberlakukan 7 september mendatang.

Menurut laporan Driver Gojek aksi Demo ini sengaja dilakukan sebagai upaya untuk menuntut managemen Gojek Indonesia agar dapat membatalkan kebijakan baru dengan memangkas uang insentif yang terbilang akan sangat merugikan pihak driver, “Kedatangan kami ini untuk menuntut dan menolak kebijakan pemangkasan insentif hingga 50 persen, yang dilakukan tanpa ada kordinasi sebelumnya dan tidak adanya transparasi ,” ujarnya Koordinator Driver Gojek Al Azhari di depan kantor PT Gojek di Jalan Basuki Rahmat, Kota Palembang.

Menurutnya, aturan yang akan diterapkan itu dianggap tidak logis untuk diterapkan mengingat 18 poin pada skema kebijakan tersebut bakal merugikan driver sebagai mitra perusahaan. Artinya, jika insentif itu diturunkan hingga 50 persen maka driver tidak mendapatkan apa-apa dan itu dianggap tak manusiawi, “Kenapa kebijakan pemangkasan insentif itu hanya diberlakukan bagi driver di Kota Palembang,” pungkasnya.

Ia pun menjelaskan, meski kebijakan itu diberlakukan bagi sopir taksi online (Go-Car), aksi solidaritas yang dilakukan kali ini juga melibatkan para ojek online, dan berbagai komunitas serta beberapa aliansi yang menjadi payung besar pada sopir taksi online. “Kalui aksi yang dilakukan kali ini murni ditujukan bagi managemen Gojek, dan tidak ada isu lainnya,” tutupnya.

Bagikan